tetang Alloh laisa kamislihi syaiun .بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد Allah berfirman: لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَىءٌ ( سورة الشورى : 11 ) "Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dari makhluk-Nya (baik dari satu segi maupun semua segi), dan tidak ada sesuatupun yang menyerupai-Nya". (QS. as-Syura: 11).
Laisa kamislihi syaiun wahuwa sami'ul bashir ayat di atas menjelaskan bahwa allah swt bersifat. Secara harfiyah al-bashir artinya melihat, namun dalam al-qur'an al-bashir ada juga yg diartikan bukti yang sangat jelas dan nyata, sebagaimana surat yusuf ayat 108. Kategori Jawaban.
Kalimah "laisa kamitslihi syaiun" adalah firman Allah didalam al Quran surah as-syura ayat 11 yg bunyinya seperti berikut :ِۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِۦ شَىْءٌ ۖ وَه
"Laisa Kamitslihi Syai'un" adalah ungkapan yang berasal dari bahasa Arab, yang secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai "Tidak ada yang serupa dengannya." Ungkapan ini memiliki akar dalam ajaran agama Islam dan digunakan untuk menggambarkan sifat unik dan luar biasa dari Allah SWT.
Laisa kamislihi syai'un atau "bukanlah sesuatu yang serupa atau setara dengannya" merupakan frase yang memiliki makna yang dalam dan kompleks dalam konteks agama Islam. Frase ini digunakan untuk menggambarkan bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang tidak memiliki sekutu atau serupa dengan apapun di alam semesta ini.
Among many issues discussed and debated in the field of Islamic theology is the interpretation of the mutashābihāt verses and traditions. Tuan Guru 'Abd Al-Qadir Wangah, or known as Ayah Dir
AKU ADALAH AKU. KAU DARI AKU,KAU BUKAN AKU,TAPI AKU ADALAH ENGKAU.. AKU Yang Awal dan AKU Yang Akhir AKU Yang Zhahir dan AKU Yang Bathin AKU Mengetahui segala sesuatu.. Cukup penegasan ini menjadi batas untuk tidak MELAMPAUI BATAS.. "Dan AKU bersama KAMU di mana saja KAMU berada.,AKU yakni ZDAT Melihat apa yang KAMU kerjakan.."
Jika penganut Ahlus sunnah wal jama`ah menemukan ayat di dalam Alquran yang menyebut lafadz YADULLAH, yang secara arti dalam kamus bahasa adalah tangan Allah, maka Ahlus sunnah wal jamaah harus menta`wili dengan arti: kekuasaan/rahmat Allah.
Laisa Kamislihi Syaiun. Artinya: Rasulullah SAW pernah mendengar dari setiap orang yang berdoa: Tidak ada musibah atau musibah yang terjadi sampai keesokan paginya, dan barang siapa yang membacanya tiga kali pada waktu subuh, maka tidak ada musibah atau musibah yang terjadi sampai pagi hari. malam.
Arab-Latin: Fāṭirus-samāwāti wal-arḍ, ja'ala lakum min anfusikum azwājaw wa minal-an'āmi azwājā, yażra`ukum fīh, laisa kamiṡlihī syaī`, wa huwas-samī'ul-baṣīr. Artinya: (Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula
y8mCOv2.